INILAH BUKTI KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA BESAR
Gambar disamping ini adalah manusia yang paling sombong yang pernah
hidup dikala itu! Ia adalah Fir'aun laknatullah. Dia manusia yang
menganggap dirinya sendiri adalah Tuhan.. Masya ALLAH!
Sewaktu ia masih hidup ia meneror rakyat dengan menyuruh rakyatnya
untuk membunuh semua ayi laki-laki. Karena Nabi Musa a.s akan
menggantikan tahtanya, lalu sewaktu ia mengejar Nabi Musa a.s (yang
sudah dewasa) dan kaumnya yaitu kaum Bani Israel.
Sampai akhirnya
terdesak di Laut Merah, lalu ALLAH SWT menyuruh Nabi Musa untuk
membelah laut itu. Terbelahlah lautan itu lalu Nabi Musa a.s dan
kaumnya menyeberangi laut tersebut. Sewaktu Nabi Musa a.s dan kaumnya
berada disudut yang berlawanan dengan Fir'aun dan bala tentaranya,
Fir'aun dan bala tentaranya langsung ditenggelamkan oleh ALLAH. Dan
sewaktu menjelang ajalnya Fir'aun pun berkata "sesungguhnya aku
menyadari ke-besaran tuhanmu(ALLAH) dan aku pun sadar bahwa tiada yang
paling berkuasa atas bumi dan langit yang aku pijak selain ALLAH. Namun
hal itu pun percuma dimata ALLAH karena ia mengatakan itu sewaktu
ajalnya tiba.
Lalu ALLAH pun mengawetkan adan Fir'aun sebagai bukti bahwa manusia
paling sombong pernah hidup, dan itupun sebagai pelajaran untuk
kaum-kaum sesudahnya! walau tenggelam di air, dia tetep utuh! membuktika Allah ingin kita melihat orang yang paling laknat!

Bahtera (KAPAL) Nabi Nuh (Noah's Ark) Ditemukan !!
Dalam
kitab suci Al Qur'an dikisahkan bahwa Nabi Nuh mendapatkan wahyu untuk
membuat bahtera.Bahtera (kapal) tersebut dibuat oleh Nabi Nuh untuk
menolong para pengikutnya dari sebuah bencana banjir bandang yang amat
besar dan dahsyat. Dikisahkan juga dalam Al Qur'an jika bahtera
tersebut terombang ambing pada saat banjir tersenut datang, lalu bahtera
tersebut terdampar.Kitab Bibel pun mengisahkan tentang Nabi Noah (Nabi
Nuh) beserta bahteranya. kapal
yang terbuat dari kayu yang terbenam di lumpur n sudah lama sekali tapi
tidak hancur! hal ini membuktikan Allah ingin memperlihatkan kalo
kehebatannya dalam melindungi umat" yg dulu sedang kesusahan!
Photo ini adalah seorang pemuda berusia 18 tahun yang meninggal di
salah satu rumah sakit di Oman, Timur Tengah. Mayat pemuda tersebut
digali kembali dari kuburnya setelah 3 jam di makamkan yang di saksikan
oleh ayahnya . azab kubur
Pemuda tersebut meninggal dirumah sakit dan setelah dimandikan lalu
dimakamkan secara Islam hari itu juga. Tetapi setelah pemakaman, ayahnya
merasa ragu atas diagnosa dokter dan menginginkan untuk diidentifikasi
kembali penyebab kematiannya. Seluruh kerabat dan teman-temannya
begitu terkejut saat mereka melihat kondisi mayat.
Mayat tsb begitu
berbeda dalam 3 jam. Dia berubah tampak keabu-abuan seperti orang yang
sudah tua. Rambutnya yang semula hitam legam menjadi putih keperakan
seluruhnya seolah seperti kehabisan darah.
Tampak jelas bekas siksaan
dan pukulan yang amat keras dan dengan tulang-tulang kaki dan tangan
yang hancur begitu juga ujung ujungnya sehingga menekan kebadannya.
Seluruh badan dan mukanya memar.
Matanya yang terbuka memperlihatkan
ketakutan, kesakitan dan keputusasaan. Darah yang begitu jelas
menandakan bahwa pemuda tersebut sedang mendapatkan siksaan yang amat
berat. Pada akhirnya ayahnya mengakui bahwa anaknya ini sering
melalaikan shalatnya.
Sebagai penutup dari orang yang meninggal tersebut
semuanya di tujukan kepada Ilmu Pengetahuan tentang Islam yang mana
tidak dapat dipungkiri lagi keterangannya bahwa siksa kubur itu benar
adanya seperti yang diperingatkan oleh ALLAH SWT dan Nabi Muhammad SAW.
Batu tempat duduk Nabi Muhammad SAW sewaktu Israk Mikraj sampai kini
masih tetap terapung di udara. Pada saat Nabi Muhammad hendak Mikraj
batu tersebut nak ikut bersama, tetapi Nabi SAW menghentakkan kakinya
pada batu tersebut, maksudnya agar batu tersebut tidak dibenarkan ikut.
Kisah Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW tentang batu gantung tersebut yang
berada dalam masjid Umar (Dome of the Rock) di lingkungan Masjidil AL
AQSA di Yarusalem (Baitulmuqadis).
Foto ini dari teman saya sewaktu melawat Al Aqsa (yg sebenarnya) di Jerusalem, Subhanallah …!! Foto ini dapat dibolosi kerana tidak diketahui oleh pihak Israel yang berkawal dan menjaga tempat tersebut dengan ketat.
Sampai sekarang masjid “dome of rock” ditutup untuk umum, dan Yahudi membuat masjid lain Al Sakhra tak jauh disebelahnya dengan kubah “emas” (yg sering terlihat di poster2 yg disebarkan ke seluruh dunia dimana2) dan disebut sebagai Al Aqsa, untuk mengelabui ummat Islam dimana masjid Al Aqsa yang sebenarnya, yang Nabi Muhammad SAW pernah sebutkan Al Aqsa sebagai “masjid kubah biru”.
Foto ini dari teman saya sewaktu melawat Al Aqsa (yg sebenarnya) di Jerusalem, Subhanallah …!! Foto ini dapat dibolosi kerana tidak diketahui oleh pihak Israel yang berkawal dan menjaga tempat tersebut dengan ketat.
Sampai sekarang masjid “dome of rock” ditutup untuk umum, dan Yahudi membuat masjid lain Al Sakhra tak jauh disebelahnya dengan kubah “emas” (yg sering terlihat di poster2 yg disebarkan ke seluruh dunia dimana2) dan disebut sebagai Al Aqsa, untuk mengelabui ummat Islam dimana masjid Al Aqsa yang sebenarnya, yang Nabi Muhammad SAW pernah sebutkan Al Aqsa sebagai “masjid kubah biru”.
Sekarang ini masjid Al Aqsa yg sebenarnya sudah diambil alih oleh
Israel dan merancang untuk dihancurkan untuk diganti sebagai tempat
ibadah mereka kerana bersebelahan dengan tembok ratapan bangsa Yahudi.

Masjid Selamat Sewaktu Tsunami Aceh. Tentunya kita ingat sebuah
peristiwa besar yang tak kan mudah dilupakan oleh orang banyak, terlebih
bagi mereka yang mengalami peristiwa ini secara langsung.
Pada saat minggu pagi 26 Desember 2004 di kota Banda Aceh, semua orang melakukan aktifitas seperti biasanya. Karena hari itu hari minggu, warga Banda Aceh tampak santai menikmati hari liburnya itu. Sebagian, masih berada di rumahnya, sebagian mengisinya dengan berolahraga, sebagian lagi mengisinya dengan duduk santai di daerah sekitar masjid Raya Baiturrahman, mesjid yang menjadi kebanggan warga Banda Aceh.
Pada saat minggu pagi 26 Desember 2004 di kota Banda Aceh, semua orang melakukan aktifitas seperti biasanya. Karena hari itu hari minggu, warga Banda Aceh tampak santai menikmati hari liburnya itu. Sebagian, masih berada di rumahnya, sebagian mengisinya dengan berolahraga, sebagian lagi mengisinya dengan duduk santai di daerah sekitar masjid Raya Baiturrahman, mesjid yang menjadi kebanggan warga Banda Aceh.
Tapi tak siapapun mengira, ternyata pada
hari itu jam 8 pagi, Allah SWT menunjukkan kebesaran-Nya yang tak
pernah akan bisa dilupakan oleh semua orang khusunya warga Banda Aceh.
Pada jam itu, kota banda Aceh tersapu bersih oleh gelombang air laut
yang dahsyat, gelombang Tsunami. Hanya dalam jangka waktu hitungan
menit, sekitar 25000 orang meninggal dunia , ribuan bangunan dan
seluruh infrastruktur hampir semuanya rata dengan tanah.
Sungguh tiada siapapun yang mengira akan peristiwa itu, tetapi Allah SWT Maha Berkehendak. Begitu mudahnya Allah SWT dalam hitungan detik mencabut ribuan nyawa manusia, meluluhlantakan kemegahan bangunan yang dibangun dengan rasa sombong oleh manusia.
Tapi itu semua tak ada artinya di hadapan Allah. Semua orang pada saat itu merasakan betapa kecilnya ia di hadapan sang Pencipta. Kesombongan manusia yang pernah ada, lenyap dengan suatu peristiwa yang begitu kecil dibandingakan kebesaran Allah SWT. Ciptaan Allah yang masih hidup, betul-betul merasakan keagungan Allah, dengan masih diberikannya waktu oleh Allah SWT untuk beribadah kepada-Nya dan melakukan tugasnya sebgai khalifah di muka bumi ini dengan menjalankan hukum-hukum-Nya.
Oleh karena itu, begitu sombongnya manusia, manakala ia masih mengingkari kebenaran Allah SWT dan segala KebesaranNya. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu mengambil pelajaran dari segala bukti-bukti kebesaran Allah yang begitu bertebaran di sekitar kita, dan berusaha menjadi hamba-Nya yang pandai bersyukur.
